(all true stories)

1.
Guru: Jadi bahan ujian kita: kerajaan Samudra Pasai, Demak, Mataram, Goa-Tallo……
Murid #1: Pak, kita nggak ada belajar Goa-Tallo!
Murid #2: Makassar nggak, Pak?

2.
(pemilihan editor majalah sekolah)
Editor  #1: Kalo ada yang bilang font favoritnya Comic Sans, langsung cut
(calon editor datang)
Editor #2:  Menurutmu, font yang bagus buat desain itu apa?
Calon: Mmm, comic sans itu lucu deh
awkward silence
awkward silence
awkward silence
Editor #2: Umm……
Editor #1 (berbisik pada Editor #2): Aku dah gak tau mau nanyain apa lagi.

3.
Murid: Sperma kambing dan ovum manusia bisa jadi apa ya?

4.
Murid#1: Ih, kerbau kurban di dekat rumah aku banyak yang homo lho
Murid#2: Homo gimana?
Murid#1: Itu, yang jantan sama yang jantan dekat-dekatan
Murid#2: Trus darimana tau dua-duanya jantan, diliatin belakangnya?

5.
Murid#1: Belajar itu, supaya enak, mesti diibaratkan makan
Murid#2: Tapi aku kan gak suka makan!
Murid#1: Makanya kamu udah kurus, bego lagi

6.
maghrib-maghrib, bus travel yang mengangkut anak-anak sekolah dan lain-lain, mogok di tengah hutan
Murid#1: Eh, kita mogok di mana ni
Murid#2: Matilah, kita mogok di dekat desa kanibal
Murid#3: Itu ada papannya, Desa Semunai
Murid#2: Semunai itu bahasa Melayunya kanibal

7.
Murid#1: Kita harus bisa ngasih proposal ini sama kepseks
Murid rame: Kepsek…
Murid#1: Kepseks.
Murid rame: KEPSEK!

Ntar kalo ketemu lagi bakalan aku tulis deh