setengah jam sebelum tengah malam, 11 sebelum bus ke Pekanbaru berangkat dan 17 sebelum kembali ke asrama. Sotoy.
Anyway, saya lagi mendengarkan album pertama Sore, this brilliant jazzy Indonesian band, buat yang belum tahu, bertitel “Centralismo”. Dan anehnya suasananya lumayan pas untuk didengarkan pada jam-jam segini. Saya ingat, pertama mendengar jatuh cinta sama lagu “Ambang” yang swingy gitu, dan sekarangpun masih enak didengar. Beberapa waktu yang lalu, di masa stress berat, saya mendengarkan koleksi lagu saya secara acak, sampai ketemu lagu yang saya ingin dengarkan. Saya sampai kepada lagu “Aku”, track terakhir Centralismo, dan tenggelam dalam lirik lagunya, saya menangis. Dan sampai sekarang, menjadi salah satu soundtrack hidup saya.
Karena saya baik, ini liriknya
Aku
Ku merenung, ku merenung
Kenali hati
Ku melaju, ku melaju
Menyelami hati
Aku tahu siapa aku,
Sebenarnya
Aku hanya seorang manusia
Belaka
Ku merenung, ku merenung
Kenali hati
Ku terhanyut, ku terhanyut
Menyelami hati
Yang penuh
Dengan kesalahan dan kelemahan
Di dalam diriku
Yang penuh
Dengan kegelapan dan terang di dalam
Diri dan jiwaku
Words & Music: RD – 2003
Dammit. Nyesel gak beli Ports of Lima pas di Ciwalk
In other news, sudah seminggu menuju semester, dan saya sudah tidak semangat belajar lagi karena dua jam membaca Biologi yang habis terbaca gak nyampe 2 bab. Dan yang keluar di semesteran agak 7 bab. Anjritolero. Kimia masih blank. Hanya bisa berdoa Bab I (Struktur Atom dan Ikatan Atom) sompret itu gak keluar-keluar lagi. Matematika untung agak sedikit lumayan bisa, tapi ngafal identitas trigonometri yang males. Fisika asal gak keluar soal model olimpiade, Insya Allah masih lancar. SEJARAHAAARGH. Ngafal sekitar 100 halaman.
Redefinisi target: asal nggak K! (K=Kurang atau nggak lulus)
peace, love, and persamaan diferensial orde 2 homogen