Entah dari mana awalnya, saya teralihkan untuk mengsearch dan bernostalgia kepada kartun favorit saya jaman SD dulu: The Addams Family. Buat yang lupa-lupa ingat, nih gambarnya:

Saya ingat, dulu ini kartun emang aneh, tapi seru. Masih ingat gilanya Uncle Fester, kerennya cousin Itt, Pugsley sama Wednesday yang tidak henti-hentinya berusaha saling memusnahkan….. hahaha, kok gak ditayang lagi ya, nih kartun. Jadi kangen beraaaaaat.
Mumpung on the subject of kartun jadul, saya jadi pengen bicara tentang kartun-kartun yang saya tonton semasa kecil. Mind you, pengaruh kartun-kartun ini terhadap saya begitu besar, terutama dalam pembelajaran bahasa Inggris. Setiap orang yang bertanya tentang asal kefasihan bahasa Inggris saya akan saya jawab karena saya suka menonton kartun. Bukan les, kursus whatsoever tapi karena kartun. Dan inilah kartun-kartun yang telah membentuk saya selama masa SD-an
Cow And Chicken

Entah bagaimana sapi dan ayam bisa bersaudara. Entah bagaimana manusia bisa melahirkan keduanya. Doesn’t matter! Cow and chicken akan membawa kita lepas dari masalah itu. Memanglah, ditambah ‘red guy’ yang suka berjalan dengan pantatnya dan sangat menyukai pantyhose, mereka siap membuat kekacuan di seantero kota. Belum lagi orangtua mereka yang sama ngaconya, yang hanya kelihatan pinggang ke bawah, dan tidak pernah diketahui mukanya, bahkan badan bagian atasnya, dan selalu menggunakan kakinya untuk segala sesuatu. Jadi ingat supercow, Flem, Earl, pokoknya banyak dulu yang menjadi ‘bumbu’ serunya kartun edan ini.
Ed, Edd, ‘n Eddy

Sebenarnya hal yang mengasyikkan dari kartun ini adalah bahwa tidak ada satupun orang dewasa yang tampil. Semua hanya tentang anak-anak di neighborhood, terutama para ‘Ed’ ini. Salah satu quote yang paling saya ingat dari kartun ini adalah dari Eddy, yang berkata pada Ed, “…….you only have one eyebrow, and no chin!” dan seringkali pada saat-saat random, kata-kata itu terngiang di kepala saya. Well, Ed memang agak, well, sangat ‘lambat’ dibandingkan kawan-kawannya. Edd, atau ‘double d’ bahkan sangat jenius, sering menciptakan gadget-gadget aneh, dan saya baru tahu bahwa benda hitam itu bukan rambutnya, namun topi ski. Eddy juga sangat cerdik, licik, selalu memikirkan cara untuk menguras duit anak-anak di neighborhood supaya bisa membeli permen jawbreaker segede kepala. Mereka tidak pernah digambarkan bersekolah, dan nampaknya terus membuat rencana-rencana yang seringkali berakhir kacau. Tapi merekalah prototip ‘too cool for school’ menurut saya. Walaupun dari luar tampak culun, saya ingin sekali punya teman teman seperti mereka
Dexter’s Laboratory

Ini adalah klasik. Saya terobsesi dengan sains sedikit banyak karena kartun ini. Seorang anak SD jenius mempunyai laboratorium sendiri di belakang kamarnya? MAU! Well, yang teringat betul dari kartun ini adalah keanehan Dee Dee, orangtua Dexter, persaingan Dexter dengan Mandark. Ada juga yang kartun selingan itu, apa? oh, Justice Friends dan Dial M for Monkey , itu juga sangat menyenangkan. Sayangnya ya, Dexter baru itu, BLERGH!
The Mask

To be honest, saya tak ingat banyak tentang kartun ini, walaupun saya ingat, dulu hobi sekali menontonnya. Ada tentang atomic wedgie, anjingny Milo, dan anehnya saya masih ingat dengan jelas Intronya dan musik latarnya. Pokoknya, Stanley Ipkiss, tokoh utama, ada orang yang penuh kesialan, kecuali kalau dia memakai ‘The Mask’. Ya, pokoknya, nggak kalah sama filmnya, saya jamin
Josie and The Pussycats

Satu-satunya yang saya ingat dengan jelas tentang kartun ini adalah themesong-nya. Dan seingat saya ini kartun tipe-tipe Scooby Doo juga. Banyak lari-larinya. Kartun ini banyak ditonton pada masa awal saya suka kartun jadi memang banyak yang blur. Saya saja tidak ingat ada orang mirip Shaggy di sini (paling kanan gambar atas)?!
I am Weasel

Musang paling narsis se jagat kartun. Saya selalu merasa sosok Weasel yang serba-perfect-at-the-right-place-at-the-right-time dan dikelilingi wanita cantik itu adalah suatu satir, apalagi dengan didampingi I. R. Baboon yang serba bodoh dan egois, seperti menempatkan karakter sejelk-jeleknya untuk mendampingi tokoh utama yan kelihatan semakin perfect. Anyway, Red Guy dari Cow and Chicken sering mampir di sini juga, karena aslinya I am Weasel cuma selingan di C&C. Sekarang malah ktia bisa bilang mereka sama terkenalnya
The Flintstones

Kalo ini sih, masih sering kelihatan. Film-filmnya masih sering diputar. Tapi jujur, saya kangen sama animasinya yang betulan.
The Jetsons

Ini mah, kebalikan dari Flintstones. Bulan hanya dari konsep, tapi keadaannya juga, malah nggak pernah nonton lagi nih. Emang seperti udah menghilang. Satu-satu referensi yang bisa saya lihat adalah T-Shirt ayah saya yang bergambarkan George Jetson.
Looney Toones

This shit PWNS Disney cartoons. Daffy Duck>>>>>>>> Donald Duck. Fakta betulan. Dan obsesi saya terhadap Tweety bird tidak pernah padam
Jadi kangen berat nih. Kapan ya, ada re-run kartun jadul lagi di CN, kasihtahu saya ya……atau kalau ada info DL juga boleh…..hehehehe