Hampir dua minggu sejak Jepang

Dan tidak, saya tidak merasa seperti seseorang yang pulang dari perantauan, justru sebaliknya, seperti orang yang berada di perantauan. Ada perbedaan signifikan antara rasa keterasingan di sini dan di sana. Paling tidak, keterasingan di sebuah negeri yang pertama kali saya kunjungi, yang bahasanya tidak saya mengerti, dan dengan orang-orang dari tempat-tempat lain yang mempunyai persepsi sama tentang negeri ini, dapat dianggap sebagai kewajaran. Tetapi merasa terasing di tempat yang telah kau kenal cukup lama, dengan orang-orang yang juga kau kenal baik, bukanlah sesuatu yang masuk akal, tetapi itulah yang terjadi. Ada kalanya orang-orang yang kita temui dalam waktu singkat lebih berkesan daripada orang yang kita kenal bertahun-tahun. Untuk itu saya tidak menyalahkan siapa-siapa, tidak mereka yang di sini, tidak mereka yang di sana, dan tidakpun saya sendiri, karena saya capek menuduh diri saya akan hal-hal abu-abu seperti ini. Yang tersisa adalah bayang hari-hari yang lalu, yang melukiskan senyum dan menggelakkan tawa, diantara kehambaran hari-hari yang sekarang, diantara semangat hidup dan makna kebersamaan yang terus memudar bagaikan pakaian berwarna yang direndam dalam pemutih pakaian.

Sekali lagi, saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa atas ketidakmampuan saya untuk me-relate kepada “kawan-kawan” saya di sini. Mungkin memang pola pikir saya yang berubah, dan untuk itu saya tidak ingin mengubahnya, karena terlalu banyak memakan energi dan emosi, tanpa hasil yang kongkret, serta dengan segala sesuatu yang belum pasti. Dan kemungkinan besar juga not worth it.

Saya hanya menyesal, di sini saya tidak bisa lagi tersenyum, tidak lagi bisa tertawa, karena saya tidak sepemikiran dengan mereka. Ah, saya telah menciptakan sedikit kesombongan di dalam diri saya, bahwa saya lebih merasa nyaman diantara orang-orang dari negara yang berbeda-beda, daripada orang-orang yang sesuku. Di dalam lubuk hati, saya tahu seharusnya saya merasa bersalah, tetapi ketimpangan yang saya abaikan selama ini menyeruak, dan menyadarkan bahwa saya selama ini hidup untuk menyeimbangkan diri dengan orang lain, namun mengabaikan apa yang sebenarnya saya inginkan.

Sebut saya egois, sebut saya narsis, namun dalam kesendirian seperti ini, hanya itulah opsi yang menguntungkan, daripada menjadi submisif dan mengemis perhatian orang lain dan menjatuhkan harga diri yang sudah terlanjur rendah di mata sendiri.

Yang telah terjadi:
- Trio AF2 (Astro-Fisikax2) yang terdiri atas saya, Echo, dan Dzikri berhasil meraih piala kedua kami, yaitu Juara II Cerdas Cermat Matematika FKIP UNRI. Well, lawan kami juga anak matem tulen.
-  Dapat ulangan Fisika 100: pertama kali sejak ujian fisika yang pertama kali di kelas X
- DBL. Sempat nonton sekali ketika tim basket cewek tanding. Unggul terus sampai dipatahhatikan pada tiga detik terakhir, menyebalkan. Yang tim cowok sekali menang, sekali  kalah, tapi nggak sempat nonton. Yah, gak rezeki kali. At least pom-pomnya gila benjit

Yang sedang terjadi:
- Pak Manru sedang teriak-teriak tentang pembuahan tunggal dan ganda

Yang akan terjadi:
-  This weekend, libur  3 hari. Time untuk pulang ke Duri.
-  Minggu lusa, Lomba Bahasa Inggris di UNRI. Not debate, not speech, but now I’m joining TOEFL. Capek ngomong
- Tapi pada saat yang bersamaan disuruh ikut lomba cerdas-cermat sastra, tentang Soeman HS. Di UNRI juga sih, tapi mari berharap waktunya tidak  bertabrakan
- OSK diundur sampe pertengahan April. Bagus: karena punya waktu lebih untuk belajar. Jelek: Tabrakan! OSN di Jakarta. Bagus:  karena bukan di Medan. Jelek: karena bukan di Bandung!
- Dispora juga tabrakan, gak  jadi ikut main musik deh
- 38days to Japan

anything else:
- Saya sedang mengalami fase musik tradisional. I have acquired superior kompang skills. Dan menggila dengan accordion. Yeah, Malayan Traditional Music is way cool

Susah untuk menjadi jujur kepada diri sendiri, walaupun memang masih lebih susah untuk  jujur kepada orang lain

Rupanya menyangkal itu capek juga

rasanya 2009 akan mirip 2006, dalam hidup saya, di mana saya:

- betul-betul memanfaatkan minggatnya seseorang yang selama ini mengganggu hidup saya
- menemukan passion baru
- menjadi lebih berpengaruh daripada yang orang kira
- membenci banyak orang
- membuat “skandal”(jepit)
- mempunyai sedikit teman yang sangat saya hargai
- membuat sesuatu yang mengesankan bersama teman-teman tersebut
- memenangkan banyak lomba
- membeli sesuatu yang akan sangat saya sayangi
- jatuh cinta kepada dua orang yang bertolak belakang
- patah hati berkali-kali :(
- memantapkan persepsi tentang siapa saya dan apa yang saya inginkan

banyak  hal-hal dari 2007 yang memberikan konsekuensi yang dapat menyebabkan 2009 akan seperti 2006 bagi saya. Dan entah kenapa saya punya feeling kuat sekali bahwa 2009 adalah tahun dimana saya akan punya pacar.  Well, feeling saya seringkali buruk.
aakh, andai sebagian daripada itu benar-benar terjadi.

Sesuatu yang saya dapatkan dari tulisan di LJ saya:
“God has a good plan for each of us. For one time you’ll be treated like shit and be depressive or something, the next time you’ll walk with a smile, being thankful of your life, and laugh at the time when you almost gave up. Because if you did, you couldn’t get this far. And never ever hit any trees on the way somewhere”

Dan selama itu saya telah:

- menghafal surat Ar-Rahman sampai 20 ayat
- membersihkan seluruh kamar yang tadinya seperti kandang babi menjadi seperti kandang ayam
- membaca ulang novel Cewephobia
- membaca ulang seluruh koleksi majalah Rolling Stone
- naik sepeda keliling kompleks Merapi (Dan sebagian Krakatau) selama 1 jam
- nyuci baju
- belajar matem: aljabar suku banyak dan fungsi
- ngabisin kerupuk palembang sebungkus gede

(all true stories)

1.
Guru: Jadi bahan ujian kita: kerajaan Samudra Pasai, Demak, Mataram, Goa-Tallo……
Murid #1: Pak, kita nggak ada belajar Goa-Tallo!
Murid #2: Makassar nggak, Pak?

2.
(pemilihan editor majalah sekolah)
Editor  #1: Kalo ada yang bilang font favoritnya Comic Sans, langsung cut
(calon editor datang)
Editor #2:  Menurutmu, font yang bagus buat desain itu apa?
Calon: Mmm, comic sans itu lucu deh
awkward silence
awkward silence
awkward silence
Editor #2: Umm……
Editor #1 (berbisik pada Editor #2): Aku dah gak tau mau nanyain apa lagi.

3.
Murid: Sperma kambing dan ovum manusia bisa jadi apa ya?

4.
Murid#1: Ih, kerbau kurban di dekat rumah aku banyak yang homo lho
Murid#2: Homo gimana?
Murid#1: Itu, yang jantan sama yang jantan dekat-dekatan
Murid#2: Trus darimana tau dua-duanya jantan, diliatin belakangnya?

5.
Murid#1: Belajar itu, supaya enak, mesti diibaratkan makan
Murid#2: Tapi aku kan gak suka makan!
Murid#1: Makanya kamu udah kurus, bego lagi

6.
maghrib-maghrib, bus travel yang mengangkut anak-anak sekolah dan lain-lain, mogok di tengah hutan
Murid#1: Eh, kita mogok di mana ni
Murid#2: Matilah, kita mogok di dekat desa kanibal
Murid#3: Itu ada papannya, Desa Semunai
Murid#2: Semunai itu bahasa Melayunya kanibal

7.
Murid#1: Kita harus bisa ngasih proposal ini sama kepseks
Murid rame: Kepsek…
Murid#1: Kepseks.
Murid rame: KEPSEK!

Ntar kalo ketemu lagi bakalan aku tulis deh

Haaaaa, saya sangat excited tentang ini. Dan kenyataan bahwa saya akan punya teleskop, menambah excitement saya akan tahun ini.

Entah kenapa saya niat sekali ingin mengembangkan astronomi di sekolah saya sekarang, walaupun itu berarti saya harus bekerja sendirian. Saya yakin dukungan nanti akan datang belakangan. Mungkin saatnya berbicara dengan ketua OSIS.

Anyway, program-program IYA2009 yang saya minati antara lain 100 hours of Astronomy yang mungkin gak pas  100 hours, tapi saya tertarik dengan konsep sidewalk astronomy. Mungkin saya akan bawa teleskop saya ke luar dan mempersilahkan orang-orang untuk melihat-lihat menggunakannya. Selain itu ada TWAN (The World At Night), proyek fotografi langit malam,  mari kita berdoa langit-langit akan cerah. Dan juga Dark Sky Awareness, yang mungkin nanti menjadi topik untuk LPIR saya nanti, polusi cahaya.

Saya makin melonjak-lonjak.

Dan gerhana matahari cincin 26 Januari adalah event yang brilian untuk menggaet ketertarikan masyarakat terhadap astronomi. Saya sudah menyiapkan artikel buat ditempel di mading sekolah

Support IYA2009!

Pada tanggal 26 Desember 2008,  saya tidak berbaris ke asrama
x100

+Ar-Rahmaan

Andai hidup semudah copy-paste

Okai, saya baru pulang 2 jam yang lalu.

Selama sebulan terakhir or so, ada banyak yang terjadi, but I’ll try to rap it  up

  • NILAI SEMESTER YANG TERJUN BEBAS
    Intinya, saya tidak pernah melihat nilai 70-an sebanyak sekarang ini. Karena saya malu untuk menyebut dalam angka, maka saya akan mereview dalam kata-kata
    Agama:emang dasarnya kafir banyak tentang muamalah ma sejarah Islam abad pertengahan
    Kewarganegaraan: emang gurunya gak jelas dapat nilai dari mana
    B. Indonesia: seperti orang kebanyakan
    B. Inggris: untung tinggi. kalo nggak, saya gak punya makna hidup di sekolah lagi
    Matematika: kayaknya mestinya lebih tinggi. Kayaknya karena transisi guru. Tapi di guru baru ini nilai saya 90an terus. yay
    Fisika: bagi orang lain mungkin lumayan, tapi saya kecewa :/
    Kimia: paling.terjun.bebas
    Biologi: Alhamdulillah!
    Sejarah: eh, kerajaan sotoy. untung habis ni tentang orde baru
    Seni: guru ini emang sentimen terus ma anak sains. matilah
    Penjas: tak  pernah beranjak dari nilai standar
    TIK: Pak! bukunya salah! masa’ kapasitas Yahoo Mail 10 MB? dan kembalikan PASCAL! kembalikan programming!  Kami  tidak peduli pengertian internetssss!
    Bahasa Arab: lumayan.
    Budaya Melayu: padahal udah sekelompok sama pemain  marwas terhebat se-generasi.  argh, try harder

    Ekskul: dua-duanya B. Pasti karena gak pernah datang.
    Anyway, izin saya cuma ditulis 20 hari.  Okay, pelatnas itu sebulan penuh, jadi 6×4=24 hari, belum lagi OSN=17+7 hari,  lomba di FKIP Fisika,  seleksi ISDC yang nambah paling nggak 5 hari lagi. Mestinya paling nggak 50 hari

  • ANALYSIS TERHADAP ST12
    Dua hari yang lalu, I took a trip around town. Tentu naik angkutan umum. Jadi, saya naik bus kota, dan sepanjang perjalanan Kubang-Pasar Pusat, bus yang berTV itu menayangkan ST12 nonstop.  Dan  actually, itu cukup memabukkan. Yang dapat saya ambil dari pengalaman spritual tersebut:
    1. Walaupun diberi pakaian  bagus, make up bagus, setting bagus. Kalau dari basicnya aja udah kena, ya hancur
    2. Saya menuduh band-band sejenis ini yang membuat  seluruh pria yakin bahwa mereka bisa mendapatkan cewek secantik apapun yang mereka mau, walaupun sudah punya cowok yang lebih keren secara eksponensial terhadap mereka
    3. Tidak enak melihat transisi antara model cantik dan anggota band
    4. Nampaknya baju mereka hanya itu-itu saja. Entah endorsement deal atau nggak ada yang lain
  • PORTS OF LIMA!!!!
    akhirnya dapat juga. Tapi saya masih belum bisa menentukan saya lebih suka Centralismo atau Ports of Lima. Tapi Ernestito itu sangat enak didengar
  • THE PEKANBARU-DURI/DUMAI TRIP OF DOOM!
    Well, nggak juga. Cuma di tengah jalan mobilnya mogok. Di desa Semunai actually, yang diklaim Yudi sebagai  desa kanibal. Dipesan jam 13.30 malah datang dekat jam 15.00. Bangsatlah

    Kayaknya itu aja deh, for tonight. Kalo lagi mood ntar nulis lagi deh

setengah jam sebelum tengah malam, 11  sebelum  bus ke  Pekanbaru berangkat dan 17 sebelum kembali ke asrama. Sotoy.

Anyway, saya lagi mendengarkan album pertama Sore, this brilliant jazzy Indonesian band, buat yang belum tahu,  bertitel “Centralismo”. Dan anehnya suasananya lumayan pas untuk didengarkan pada jam-jam segini. Saya ingat, pertama mendengar jatuh cinta sama lagu “Ambang” yang swingy gitu, dan sekarangpun masih enak didengar. Beberapa waktu yang lalu, di masa stress berat, saya mendengarkan koleksi lagu saya secara acak, sampai ketemu lagu yang saya ingin dengarkan. Saya sampai kepada lagu “Aku”, track terakhir Centralismo, dan tenggelam dalam lirik lagunya,  saya menangis. Dan sampai sekarang, menjadi salah satu soundtrack hidup saya.
Karena saya baik, ini liriknya
Aku

Ku merenung, ku merenung
Kenali hati
Ku melaju, ku melaju
Menyelami hati

Aku tahu siapa aku,
Sebenarnya
Aku hanya seorang manusia
Belaka

Ku merenung, ku merenung
Kenali hati
Ku terhanyut, ku terhanyut
Menyelami hati

Yang penuh
Dengan kesalahan dan kelemahan
Di dalam diriku
Yang penuh

Dengan kegelapan dan terang di dalam
Diri dan jiwaku

Words & Music: RD – 2003

Dammit. Nyesel gak beli Ports of Lima pas di Ciwalk

In other news, sudah seminggu menuju semester, dan saya sudah tidak semangat belajar lagi karena dua jam membaca  Biologi yang habis terbaca gak nyampe 2 bab. Dan yang keluar di semesteran agak 7 bab.  Anjritolero. Kimia masih blank. Hanya bisa berdoa Bab I (Struktur Atom dan  Ikatan Atom) sompret itu gak keluar-keluar lagi. Matematika untung agak sedikit lumayan bisa, tapi ngafal identitas trigonometri yang males.  Fisika asal gak keluar soal model olimpiade, Insya Allah masih lancar. SEJARAHAAARGH. Ngafal sekitar 100 halaman.

Redefinisi target: asal nggak K! (K=Kurang  atau  nggak lulus)

peace,  love,  and persamaan diferensial orde 2 homogen

Halaman Berikutnya »